Si Keriting dan Guling Dekil

 Halo Blog, Selamat berbahagia


Buat tulisan pertama kali ini saya bingung harus ambil topik apa, kebetulan yang tertangkap di mata adalah seorang anak kecil yang sedang memeluk guling dekil nya. Kenapa guling dekil ? ya memang sudah tidak terlihat baru dan sudah tampak sangat kotor mungkin dengan beberapa bercak noda dari saliva yang tercucur saat lelap tertidur. Kalau sebuah guling dekil saja bisa menjadi sebuah objek menarik bagi seorang anak kecil, kenapa kita tidak melihat dari sisi lain bagaimana sebuah objek atau subjek yang tampak terlihat tidak menarik dan bahkan terkesan diabaikan bisa memberikan kenyamanan bagi seseorang.

Mari kita lihat dari sudut pandang si anak terhadap guling nya. Sejak memasuki usia Balita, si anak mungkin sedang membutuhkan sebuah objek yang dapat membuat nya nyaman, dari beberapa benda yang ada dilingkungan si anak, mungkin guling inilah yang paling membuat nya nyaman. Tapi sejujurnya diluar semua itu, saya tidak paham faktor apalagi sih yang sebenarnya membuat anak kecil itu selalu mencari guling kesayangannya itu saat tidur.

Bagi kita para orang yang dewasa atau sudah tua pun pastinya pernah merasakan hal yang sama saat kecil, dimana kita mempunyai benda kesukaan yang selalu dibawa dan dipegang pada momen tertentu. Apakah itu adalah bagian dari fase hidup seorang anak kecil atau kah memang pemikiran paling polos dan simple dari seorang anak kecil itu bisa melihat jauh kedalam dari sebuah benda yang tampak kelihatan tidak menarik sekalipun.

Banyak hal-hal di sekeliling kita yang tampak tidak menarik perhatian kita sebagai mahluk sosial yang katanya paling pintar di Bumi, dan kadang kita sering mengabaikan nya, karena terbiasa hidup cepat / Fast Living di perkotaan. Membahas perkotaan pasti sangat menarik dari sudut pandang orang-orang yang hidup dikota dengan orang-orang yang hidup di desa, nanti kita coba bahas itu di Blog berikut nya saja. Jadi cara pandang seorang anak terhadap guling dekil nya itu lah yang patut kita gali dan resapi lagi dalam hidup kita sendiri sebagai insan yang dewasa. Bagaimana seorang anak bisa menjalin kedekatan dengan sebuah guling dekil? tapi anehnya, dari ikatan itu si anak tidak pernah meminta untuk guling ini agar dicuci supaya terlihat bersih bahkan sekedar diganti sarung guling nya. Si anak tetap saja mempertahankan wujud awal si guling dari pertama mereka kenal sampai nanti mungkin waktu yang memisahkan mereka, biasanya ada drama dibalik perpisahan itu nanti dan saya pun belum terbayang nanti bagaimana Si keriting berpisah dengan guling dekil nya ini.

Nah dari paparan singkat diatas, kira-kira adakah dari teman blog disini yang punya benda kesayangan masa kecil dulu ? pasti disaat umur kita sekarang ini terbayang hal tersebut membangkitkan kenangan lucu saat kecil dulu ya.

Sampai ketemu lagi di blog selanjutnya. Selamat ber-syukur



- sumber foto : jepretan pribadi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar